Home > Community > News > First M-Bus Network


First M-Bus Network

Pembacaan alat meter rumah tangga, seperti meter air, listrik, dan gas, secara manual dengan petugas pencatat meter menjadi tidak efisien lagi saat jumlah pelanggan bertambah banyak. Di samping itu akurasi data yang diperoleh menjadi diragukan, serta kemungkinan terjadi delay antara waktu pencatatan dan penagihan. Tampaknya pembacaan dan pencatatan meter jarak menengah / jauh, atau disebut automatic meter reading, menjadi jawaban untuk mengatasi hal ini.

M-Bus Network adalah jaringan khusus pembacaan meter jarak menegah (s/d 350 m) dengan menggunakan sepasang kabel kecil (0.6 mm2). Data yang terbaca pun disimpan pada sensor-nya yang terletak pada meter itu sendiri, dengan sumber daya listrik arus lemah (42 Vdc). Sebuah baterai tersimpan di dalam-nya akan memback-up data meter (misalnya: jika kabel terputus) dan bertahan hingga 12 tahun.

Pada awal November 2005, PT. Wisma Sarana Teknik telah menyelesaikan implementasi dan commissioning teknologi M-Bus ini pada proyek The Bellagio Residences, di kawasan Mega Kuningan. Pada proyek ini, seluruh meter air pada apartemen yang berjumlah kurang lebih 900 unit, dihubungkan dengan M-Bus Network. Setiap meter air diprogramkan nama identitas (ID) yang unik, sehingga pencarian data dapat dilakukan dengan cepat, dalam hitungan detik, tanpa harus berjalan menuju ruang meter air. M-Bus berisi protokol komunikasi untuk informasi mengenai: tanggal dan waktu pembacaan, no. seri, nama ID, posisi meter akhir, posisi meter bulan lalu, dan volume aliran balik. Sebuah komputer server dipersiapkan untuk membaca dan menyimpan data meter pelanggan setiap hari. Dengan sistem ini, diharapkan para pemilik apartemen dapat melihat jumlah pemakaian air nya kapan saja. Pihak building management juga nanti diharapkan dapat memberikan tagihan air nya setiap bulan dengan tepat waktu.



w w w . w i s m a . c o m